Sulselinfo com, Karangasem – Wisatawan asing asal Arab Saudi meninggal saat melakukan aktivitas Rafting atau Arung jeram di Objek Wisata Sungai Telaga Waja, Banjar Langsat, Kecamatan Rendang, Karangasem pada Sabtu (26/11).

Kapolsek Rendang, Kompol I Gede Made Punia membenarkan kejadian ini. “Benar, terjadi WNA yang meninggal di wilayah hukum Kapolsek Rendang,” ujarnya

Korban ini adalah rombongan terdiri dari 6 orang yang tengah melakukan aktivasi rafting, start pukul 12.30 Wita.

Rombongan tersebut terbagi menjadi 2 perahu karet dengan 3 pemandu lokal. Perahu yang di tumpangi korban berisikan 5 orang, yakni suami, anak, korban dan 2 pemandu lokal. 2 pemandu lokal tersebut yaitu I Nengah Wirasa (41), dan I Nyoman Yudana, (37).

Awalnya rafting berjalan dengan lancar, namun sesampai di sungai tanah bita Wilayah Rendang tiba tiba datang air besar dari hulu yang menghantam perahu karet korban, sehingga rombongan terbalik dan salah satu korban WNA berkebangsaan Arab berinisial BKA (43) di perkirakan tenggelam dan terbentur batu yang ada di sungai tersebut sehingga korban mengalami luka di kepala serta sudah dalam keadaan meninggal dunia, sambung Kompol I Gede Made.

Menurut informasi, para pemandu sudah berusaha berkali-kali menangkap korban yang tengah berguling-guling serta terbentur, namun tidak berhasil. Korban setelah terguling, berbenturan dengan batu karang, dan tenggelam dan terseret arus sejauh 150 meter dari TKP, barulah berhasil ditangkap oleh pemandu, tambahnya

Dalam keadaan sudah tak bernyawa, korban kemudian dievakuasi naik dari sungai melalui jalur tanah bita Banjar Langsat, Desa Rendang oleh warga sekitar dan team Medis Puskesmas Rendang Dipimpin oleh Dokter Widya.

Pada pukul 15.13 wita jenazah korban tiba di Puskesmas Rendang guna pemeriksaan lebih lanjut, dan dari hasil pemeriksaan luar korban meninggal di perkirakan akibat tenggelam dan benturan yang menyebabkan luka di bagian kepala.

Selanjutnya, pada pukul 16.20 Wita berdasarkan hasil permintaan keluarga korban atau suami jenasah korban di bawa ke RS Surya Husada Denpasar. I Wayan menandaskan. (Ami/bk)