Terkait KIHT, Pemkot Surakarta Berguru ke Kab.Soppeng

Rombongan Pemerintah kota Surakarta dan Pemkab. Soppeng foto bersama di kawasan KIHT. Ist

Soppeng – Rombongan Pemerintah kota Surakarta mengadakan kunjungan kerja ke Kab. Soppeng, dalam Studi komperatif di kawasan industri hasil tembakau (KIHT), Rabu (10/11/2021).

Ketua rombongan Pemkot Surakarta Eka Hari Kartana, S.Sos, A.Md (Kasi Agro dan Aneka Pangan Disnakerperin Kota Surakarta) dan rombongan diterima oleh Plt. Sekretaris Dinas PPK dan UKM Soppeng Andi Wandy Irwandy, S.Stp, M.si, Nugroho Wigijarto (Kepala Kantor pengawasan bea dan cukai pare-pare), H. Bahar (perwakilan perusahaan rokok Prabu 76).

Bacaan Lainnya
Baca Juga:   Ini Arahan Jaksa Agung ke Siswa PPPJ Angkatan Ke-78 Tahun 2021

“Diketahui, dihari yang sama Pemkab Soppeng juga menerima kunjungan Bupati Kebumen beserta rombongan untuk kegiatan yang sama’ juga melaksanakan studi komperatif ke kawasan industri hasil tembakau (KIHT)”.

Plt, Sekretaris Dinas Perdagangan Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Soppeng Andi Wandy Irwandy, dalam sesi penyambutan, menyampaikan selamat datang kepada rombongan pemerintah kota Surakarta di kab. Soppeng, terangnya.

Adapun, Eka Hari Kartana ketua rombongan pemkot surakarta menjelaskan, kalau kunjungannya di Kab. Soppeng ini, untuk dapat memperoleh informasi terkait persyaratan administrasi untuk membangun KIHT, serta ijin yang terkait rencana tata ruang wilayah, kata Eka.

Dijelaskan oleh, Nugroho Wigijarto Kepala kantor pengawasan bea cukai pare pare, bahwa dengan adanya KIHT ini mempermudah pengawasan cukai tembakau di kabupaten Soppeng, jelasnya.

Baca Juga:   Sukses Kembangkan KIHT, Soppeng Jadi Tujuan Studi Tiru Pemkab Malang

Menurut, perwakilan perusahan rokok Prabu 76, KIHT Soppeng terbentuk berawal dari aspirasi pengusaha tembakau yang tergabung dalam HIPERTAS, dengan adanya KIHT ini kami sangat rasakan meningkatkan perekonomian pengusaha tembakau dikabupaten Soppeng, tandasnya.

“Usai penerimaan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi di Kawasan Industri Hasil tembakau”.

(A2M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.