Soppeng – Proses dugaan kasus pembalakan liar yang melibatkan salah satu oknum Anggota DPRD Soppeng dan dua orang rekan pekerjanya sekarang ini berkasnya sudah di Kejaksaan Negeri Soppeng untuk proses lanjut Tahap-2.

“Diketahui dalam pemberitaan pada tanggal (23/9/21), Kasat Reskrim Polres Soppeng Iptu Noviarif Kurniawan telah resmi mengirimkan berkas dugaan kasus pembalakan liar tersebut, di kejaksaan negeri soppeng”.

Menyikapi perihal barang bukti (BB), Kasatreskrim Polres Soppeng Iptu Noviarif Kurniawan menjawab, untuk sekarang ini kami dalam pengumpulan barang bukti (BB), dan saya yakinkan penyidik dalam hal ini reskrim polres Soppeng akan bertindak profesional, kami akan kirim dan buktikan, saya tegaskan tidak akan main main, ujar Noviarif, Rabu (13/10/2021).

Lanjut dikatakan Kasatreskrim Polres Soppeng yang terkenal Tegas dan Berwibawa ini, walaupun medan untuk mengangkut barang bukti (BB) dilokasi sangat berat, kami akan tunjukkan kalau kami tidak akan main main dalam penanganan satu kasus, saya akan hadirkan BB tersebut, sudah menjadi tanggung jawab saya untuk barang bukti tersebut, pungkas Noviarif.

“Untuk diketahui, Reskrim Polres Soppeng telah mengumpulkan barang bukti (BB) Kasus dugaan pembalakan liar di kawasan hutan umpungeng, sebahagian telah dititipkan di polsek marioriwawo” (red)

Untuk informasi, penanganan kasus ini berawal dari temuan polisi kehutanan Dinas Kehutanan atau KPH Walanae Soppeng terhadap pembalakan liar di Desa Umpungeng, wilayah Kecamatan Lalabata, Soppeng, pada Desember 2020 yang melibatkan satu oknum anggota DPRD Soppeng dan dua rekan kerjanya, selanjutnya temuan tersebut dilaporkan ke Polres Soppeng, dan ditemukan adanya pembalakan hutan masuk wilayah hutan lindung kurang lebih 4 ha”.

(A2M)